J.B. Sitanala, Dokter Ahli Lepra Indonesia Tempo Dulu

By: Petrik Matanasi


Dokter ini bukan dokter umum, dia ahli lepra dan aktivis kemanusiaan juga Hatta, dengan bantuan Panitia Lima yang terdiri dari para dokter Indonesia kesohor, membentuk Palang Merah Indonesia pada 17 September 1945. Diantara Panitia Lima itu, terdapat: Bahder Djohan; Djoehana; J.B. Sitanala; R. Muchtar, dan Marzuki. Selain itu terdapat nama dokter Buntaran yang belakangan menjadi pejabat kesehatan.Dokter-dokter itu adalah orang-orang dari Jawa, Sumatra dan Maluku. Sitanala berasal dari Maluku.

Sosok dokter Sitanala cukuplah menarik. Bukan dokter biasa. Dia terbiasa dengan penelitian. Dia ahli penyakit lepra sekaligus aktivis pergerakan dan kemanusiaan juga. Tentang Sitanala, Rushdy Hoesein menulis:

“JACOB Bernadus Sitanala dilahirkan dalam suatu keluarga pengusaha kecil pada 18 September 1889 di Kayeli, Pulau Buru. Ia keturunan keluarga besar Sitanala dari Desa Suli di Pulau Ambon.  Setelah menamatkan pendidikan dasar pada “Ambonsche Burger School” di Ambon dan pendidikan menengah MULO pada 1904, ia melanjutkan pendidikannya ke sekolah kedokteran yaitu “STOVIA” di Jakarta. Pada tahun 1912 Sitanala berhasil memperoleh ijasah dokter dan ditempatkan di berbagai tempat di Indonesia. Karena prestasinya yang tinggi dalam tugas pelayanan kedokteran dan penelitian ilmiah, ia mendapat tugas belajar ke Negeri Belanda tahun 1923 dan mendalami ilmu Penyakit Kusta (Lepra).  Pada tahun 1926 berhasil memperoleh diploma “Nederlandsche Arts” dan pada tahun 1927 mendapat gelar doctor dan guru besar dalam Ilmu Penyakit Kusta. Setelah kembali ke Indonesia dan bertugas sebagai ahli Penyakit Kusta, Dr Sitanala diangkat sebagai Kepala Pemberantasan Penyakit Kusta di Indonesia. Dr Sitanala adalah ahli Penyakit Kusta yang bertama di Indonesia. Sebagai perintis pemberantasan Penyakit Kusta, ia dikenal pula di dunia Internasional karena karya-karya ilmiah hasil penelitian dan metode baru pengobatan Penyakit Kusta yang ia kembangkan.”

Selengkapnya baca di sini


BERBAGI TRAFFIC (PASANG BACKLINK)    
Pembaca yang ingin berbagi traffic juga bisa pasang backlink blog pribadi di Penebar.com dengan ketentuannya sebagai berikut:    
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish di Penebar.com  
2. Sertakan link blog/web pribadi atau link sosial media pribadi  
3. Sertakan foto atau ilustrasi dengan disertai sumber  
4. Kirim ke email: penebar.com@gmail.com    
5. Isi di luar tanggung jawab redaksi.

0 Response to "J.B. Sitanala, Dokter Ahli Lepra Indonesia Tempo Dulu"

Post a Comment