Kerajinan Topeng Batik Kayu: Bobung, Putat, Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta



Alamat: Bobung, Putat, Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta

       Bermula dari kesenian rakyat tari topeng, pada 1955 warga Bobung mulai mengerjakan kerajinan topeng kayu. Di era 1980-an mereka beralih ke kerajinan topeng batik kayu. Awalnya produksi hanya sebatas memenuhi kebutuhan topeng kayu dalam seni tari Topeng Panji. Perkembangannya, usaha rumah tangga ini berubah menjadi industri, modelnya kian bervariasi, menyesuaikan pasar, semisal bentuk binatang: kura-kura, gajah, katak, dan lain-lain. Juga lukisan dan nampan.

Pembuatan topeng batik menggunakan tangan atau hand mate, prosesnya tak jauh beda dengan batik kain. Setelah membuat pola di atas kayu, tahap membatik pun dimulai. Selesai dibatik, proses nglorot (menghilangkan lapisan lilin) dilakukan supaya seluruh motif batik terlihat jelas. Baru tahap akhir dilakukan pengecatan.

Di dusun ini, selain pengunjung bisa melihat proses pembuatan, mereka dapat juga belajar langsung membuat topeng dari pengrajin. Bahan bakunya kayu pule, sengon, dan terbelo puso. Kayu pule dan sengon diambil dari Gunung Kidul, sedang terbelo puso pasokan Kulon Progo dan Pacitan. Batik kayu asal Bobung sudah mencapai Italia dan Prancis. Sekira 245 perajin, dikelola sepuluh pengusaha, bisa menghasilkan pendapatan 180 juta per bulan.

Sumber: Gelaran Almanak Seni Rupa Jogja 1999-2009

0 Response to "Kerajinan Topeng Batik Kayu: Bobung, Putat, Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta"

Post a Comment