Humor: Memet dan Ketepel


Tingkah Memet memang aneh. Setiap hari hanya senyum-senyum bila bertemu dengan orang lain. Anehnya lagi, setiap ditanya orangtuanya, ‘kalau sudah besar ingin jadi apa’, Memet selalu menjawab ‘main ketepel’. Karena saking jengkelnya maka orangtuanya pun mengirim Memet ke rumah sakit jiwa. Beberapa bulan kemudian, keadaan Memet menunjukkan tanda-tanda kesembuhan. Dan dokter yang ingin memastikan bahwa Memet sudah sembuh pun, mulai menanyainya.
Dokter: “Memet, gimana keadaanmu hari ini?”
Memet: “Baik.”
Dokter: “Apa kamu mau pulang ke rumah sekarang?”
Memet: “Mau.”
Dokter: “Kalau nanti sudah pulang, Memet mau ngapain?”
Memet: “Mau nikah.”
Sejenak dokter membatin, “wah rupanya ia sekarang betul-betul sudah sembuh. Lalu dokter melanjutkan pertanyaannya.
Dokter: “Kalau Memet mau nikah, nikah dengan siapa?”
Memet: “Dengan seorang wanita.”
Dokter menjadi makin senang karena pembicaraannya sudah nyambung, dan bertanya makin detail.
Dokter: “Setelah nikah, nanti istrinya diapain?”
Memet: “Setelah nikah, saya ajak istri saya ke kamar.”
Dokter: “Terus ...?”
Memet: “Saya buka bajunya.”
Dokter: “Lalu ...?” (si dokter makin penasaran)
Memet: “Saya buka roknya.”
Dokter: “Terus, terus ...?” (si dokter makin lebih penasaran lagi)
Memet: “Saya buka BH nya”
Dokter: “Terus-terus ...?” (pikir si dokter ,wah ia betul-betul sudah normal)
Memet: “Saya buka celana dalamnya.”
Dokter: “Lalu, terus-terus ...!”
Memet: “Setelah saya buka celana dalamnya, saya ambil karetnya. Dan karetnya saya buat main ketepel dech....”
Dokter: ?????
(Sumber: Opera van Tawa, Citra Media)

0 Response to "Humor: Memet dan Ketepel"

Post a Comment