Taman Makam Seniman dan Budayawan Giri Sapto di Imogiri


Gerbang Makam Seniman Jogja
Taman makam Giri Sapto terletak di Bukit Gajah, Girirejo, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Pembangunannya digagas RMH Sapto Hoedojo, seniman asal Solo. Pesarean khusus seniman dan budayawan tersebut selesai dibangun 6 Februari 1988 dan dikelola Yayasan Taman Makam Seniman dan Budayawan Giri Sapto.
 Lokasinya berdekatan dengan kompleks makam raja-raja Mataram. Bangunannya dibuat sepuluh teras bertingkat, mengikuti kontur area perbukitan. Pintu gerbang berbentuk lengkung setengah lingkaran. Pada halaman terdapat Bangsal Asih, yakni tempat makam RMH Sapto Hoedojo (lahir 6 Februari 1925, wafat 3 September 2003). Persis di sisi kiri bangsal dikubur ayam kesayangan Sapto Hoedojo bernama Philip Von Sapto Hoedojo, bertuliskan lahir Filipina 25 Desember 1997, mati di Yogyakarta 5 April 2006.
Pada Teras I sisi kanan terdapat dua makam, yaitu RM Soerono Hendranoto (lahir Cilacap 22 Desember 1914, wafat 3 Oktober 2000) dan RAy Sri Rudatin Soerono (lahir 18 Desember 1921, wafat 13 Mei 2004). Sedang bagian kiri masih kosong.
Teras II, hanya bagian kanan yang dipakai untuk pemakaman. Diisi beberapa nisan, yakni Nunuk Sriwahyuni B (lahir 26 Juli 1950, wafat 26 Juni 2007), Fadjar Sidik (wafat 2004), Sudarso (lahir 26 Juli 1914, wafat 22 Juni 2006), Hj Aisyah Sudarso (lahir 28 Desember 1924, wafat 22 Agustus 1997), RH Harsoyo (wafat 29 Agustus 1997), MH Thamrin (lahir 1 Januari 1942, wafat 11 Oktober 1999), Agustinus Moralistyo (lahir 15 Agustus 1957, 31 Agustus 1998), Yohanes Sastro Suharto (wafat 14 Juni 1996), Anastasia Surip Suharto (wafat 8 Mei 1992), Ray Edi S Suminto (lahir 29 Juni 1944, wafat 23 Januari 2001), Sri Suwartilah Soenartomo (wafat 6 Maret 2005), KRT Soenartomo Condro Radono (lahir 25 Juni 1937, wafat 4 Mei 2009), dan C. Tuwuh Atmo Suwinto (wafat 2005).
Teras III sebelah kanan berisikan makam Profesor Soedarso, SP. MA (lahir 19 Desember 1936, wafat 5 Desember 2008), Drs Suyanto, M.Hum, (lahir 12 Januari 1947, wafat 30 Maret 2008), dan Zeno Teguh Suwarto (lahir 30 Desember 1945, wafat 13 Maret 2008). Sisi kiri belum ditempati.
Teras IV bagian kanan terdapat makam RM Paulus Handung Kussudyarsana (lahir 12 Desember 1933, wafat 18 Maret 1991), Maria Asumpta Sudjilah Handung K (wafat 27 Juni 1992), Dr Liberty Manik (lahir 21 November 1924, wafat 16 September 1993), R Sudarmadi (lahir 30 Oktober 1940, wafat 17 Februari 1990), Kusbini (lahir Mojokerto 10 Januari 1906, wafat Yogyakarta 30 Maret 1991), Ngadiyah Kusbini Wongso Irono (lahir 1935, wafat 26 Agustus 2005), Karnadji Krestanto atau Than Thiau Kwe (lahir Yogyakarta 8 Juli 1913, wafat Yogyakarta 6 Juni 1992), Mulatna Pardosi Siagian (lahir 29 Mei 1987, wafat 20 Maret 1996), Nasjah Djamin (lahir 24 September 1924, wafat 4 September 1997), Kirdjomuljo (lahir 1 Januari 1930, wafat 19 Januari 2000), Imelda Maria Tuti Aming Prayitno (lahir 20 Februari 1948, wafat 19 Maret 2000), dan Arman Kukuh Suparman (lahir 12 Desember 1939, wafat 26 Juni 2003).
Teras IV sebelah kiri: Drs Saptoto (lahir 29 Oktober 1927, wafat 27 Maret 2001), Hj Sumini Widayat (lahir 29 September 1936, wafat 6 September 2000), H Widayat (lahir 9 Maret 1919, wafat 22 Juni 2002), Hj Suwarni Widayat (lahir 28 Februari 1924, wafat 22 Februari 1996), serta KRT Sasminta Dipura (lahir 9 April 1929, wafat 26 Februari 1996). Teras V-X belum digunakan. (AR, Almanak Seni Rupa Jogja 1999-2009)

0 Response to "Taman Makam Seniman dan Budayawan Giri Sapto di Imogiri"

Post a Comment