Cerita Anak: Hasil Karya Sendiri


Hesti seorang anak gadis yang rajin, tekun dan cerdas. Ia duduk di kelas enam SD. Angka-angka dalam buku rapornya sangat baik. Orang tuanya sangat gembira dan bangga.

Hari itu di sekolah hesti baru saja mendapat pelajaran membordir sehelai taplak meja.seluruh pelajaran yang diberikan oleh ibu gurunya sangat ia perhatikan. Ia cepat sekali hafal dan ia ingin lekas-lekas mempraktekkannya sendiri di rumah.
Tiba di rumah hesti tergopoh-gopoh berkata kepada ibunya.
Bu, taplak meja di ruang depan sudah usang, sebaiknya kita ganti. Aku akan membuatnya sendiri, ya, Bu.”
Kau maksud, kau akan membeli sendiri?” tanya ibunya.
Bukan, Bu. Aku akan menjahitnya dan akan kubordir. Ibu guru telah mempelajari kami bagaimana caranya membordir sebuah taplak meja ruang tamu dengan menggunakan sebuah kayu pemindangan. Mudah sekali, bu!” kata hesti.
Tentunya kau memerlukan bahan-bahan untuk pekerjaan itu?” tanya ibunya bijaksana.
Benar, Bu. Aku memerlukan satu meter bahan putih, benang-0benang bordir dan sebuah pemidangan. Benang bordirnya harus yang baik, bu,” kata hesti.
Sangat kebetulan, bahan putih dan benang-benang bordir tak usah kau beli. Aku ada persediaan, kau beli kayu pemidangannya saja yang ukuran sedang,” kata ibunya
Hesti merasa lega. Seluruh bahan-bahan yang ia perlukan sudah tersedia. Sore itu pulang sekolah ia mulai bekerja. Ia hendak membordir sebuah telapak meja. Dengan trampil sekali ia menjahit keempat sisi helai poplin putih berukuran satu meter persegi, lebarnya satu setengah cm. Selesai menjahit keempat sisi bahan putih itu kemudian pada keempat sudut bahan itu ia bubuhi gambar-gambar motif bunga-bungaan yang sangat menarik.
Ia memilih warna-warna benang yang sangat cocok dan serasi yang telah disediakan oleh ibunya. Jari-jari hesti nampak lincah sekali menusukkan jarum dengan benang-benang beraneka warna di atas motif gambar yang telah ia buat.
Satu minggu lamanya, taplak itu baru selesai. Hesti merasa sangat puas dan bangga. Penuh gembira ia berkata pada ibunya sambil memperlihatkan hasil karyanya.
Lihat, Bu. Taplak mejaku sudah selesai. Indah dan cerah, bukan?!
Kau benarl, Hesti. Hasil karyamu sungguh indah dan menarik sekali. Kombinasi warna benang sangat cocok dan serasi. Tak kusangka, engkau telah dapat membordir secakap ini!” kata ibu hesti sangat puas dan bangga pula.
Hesti tersenyum bahagia. Meja ruangan depan beralaskan sebuah taplak baru bersulam hasil karya hesti sendiri. (cerita anak)

0 Response to "Cerita Anak: Hasil Karya Sendiri"

Post a Comment